Bahasa Indonesia

MATERI PELAJARAN DAN TUGAS UNTUK KELAS XII IPA 6,IPA 7,IPS 1,IPS 2,IPS 3TUGAS INI MOHON DI KUMPULKAN PADA TANGGAL 24 MARET 2009

00563Membacakan Puisi
Karya Sendiri C

Dalam pelajaran ini, Anda diharapkan dapat menandai jeda puisi
karya sendiri; membacakan puisi karya sendiri (dengan lafal, intonasi,
penghayatan, mimik/gerak, dan ekspresi yang sesuai); menentukan
makna puisi karya teman; dan mengomentari puisi karya teman.
Uji Materi
Pada pelajaran yang lalu, Anda telah mempelajari
tanda intonasi. Untuk tanda jeda (tempat berhenti), Anda dapat
menggunakan tanda (/) untuk jeda sesaat dan tanda (//) untuk jeda
yang agak lama.
Coba Anda bacakan puisi berikut. Namun sebelumnya, berilah
tanda intonasi dan jeda pada kata atau frase dalam puisi tersebut.
Kemudian, bacakan puisi tersebut dengan ekspresi yang tepat.
Pangandaran
Karya Dodong Djiwapradja

Kutegur wajahku
Yakinlah ini bukan lukisan Nashar
Perahu bergerak
Berlayar
Menghabur tepi-damailah kegaduhan0199
Angin pun melewati berdesis
Dan tepi atas pasir
Pantai
Laut
OmbakCagar Alam
Inilah Pangandaran
Siapa berani berenang
Sampai Cijulang
Debur ombakmu-mengamuklah sepi
Jejak-jejak yang basah
Telah lama musnah
Sumber: Kumpulan puisi Kastalia, 1997


Januari
Untuk Fira
Januari yang lusuh datang padaku
Dengan wajah putih kelabu.
“Beri aku tampak perlindungan.”
Musim begitu rusuh.
Bahaya mengancam dari segala jurusan.”
Hujan yang basah kuyup tubuhnya
kuungsikan ke dalam botol bersama kilat
guruh dan ledakan-ledakan petirnya.
Angin yang menggigil kedinginan
kusembunyikan di dalam gelas
bersama desah, desau, dan desirnya.
Semoga sekalian kata dan makna
yang kuziarahi bertahun-tahun lamanya
ikhlas menerima cobaan yang tiada putusnya
sebab memang begitu jauh
jarak perjalanan di antara mereka.
Semoga sekalian luka dan sembilu
yang tak henti-henti meruyaknya
tidak saling sayat dan sakiti hati
justru karena demikian dalam percintaan
di antara keduanya.
Januari yang lusuh datang padaku
seperti doa yang rela bersekutu
dengan sekalian kata dan ucapan
yang sering gagap dan gagu
1997
Karya Joko Pinurbo
Sumber: Horison, September 2003

Anda dapat membuat puisi karya sendiri. Dalam membuat puisi,
Anda harus memperhatikan tema dan pemilihan kata (diksi) yang tepat.
Tema yang paling populer untuk anak seusia Anda adalah tema remaja,
seperti persahabatan dan kisah cinta. Tema-tema seperti ini sangat
cocok dengan karakter anak seusia Anda. Namun, ada pula tema-tema
lain yang tak kalah menariknya. Misalnya, tema perjuangan, tema kisah
perjalanan, atau keagamaan.
Diksi yang digunakan harus sesuai atau mewakili perasaan
penulisnya. Dalam puisi, sering terjadi pemadatan kata untuk
menimbulkan kesan puitis. Dalam hal ini, penyair sering menggunakan
bahasa figuratif (kiasan) berupa majas, seperti majas metafora, simile,
personifikasi, dan sinekdoke. Perhatikan contoh berikut.

Angin yang meraung di tengah malam
membuat teror ketakutan
sementara dewi malam enggan menampakkan wajahnya

Majas yang digunakan adalah majas personifikasi. Angin
disamakan dengan makhluk hidup yang bersuara, seperti orang
sedang berteriak. Sementara dewi malam, menggantikan nama

UJI MATERI               mawar


1. Buatlah sebuah puisi dengan tema dan pilihan kata yang
menarik.
2. Bacakan puisi karya Anda tersebut dengan lafal, intonasi, dan
ekspresi yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: